APSI

Cari Tenaga Outsourcing? BSP Alih Daya Solusi Mitra Anda

BSP ALIHDAYA | Jakarta–Mencari karyawan terbaik untuk sebuah perusahaan  memang bukanlah hal yang msudah. Walaupun sudah ribuan pelamar datang ke perusahaan untuk melamar pekerjaan, sayangnya hanya sebagian kecil saja yang memenuhi persyaratan.

Alhasil perusahaan pun harus mencari lagi kandidat lain yang lebih sesuai. Dan pastinya hal ini membutuhkan lebih banyak biaya untuk proses rekrutmennya mulai dari tahap awal sampai tahap wawancara.

Jika perusahaan Anda mengalami hal tersebut, tidak perlu bingung dan khawatir. Anda tetap bisa mendapatkan karyawan berkualitas bahkan tanpa harus mencarinya sendiri. Khusus bagi perusahaan yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, Anda bisa menggunakan jasa outsourcing di Jakarta yang terbaik dan terpercaya.

 

Alasan Menggunakan Jasa Tenaga Outsourcing

Setidaknya ada beberapa alasan mengapa perusahaan sangat membutuhkan layanan outsourcing daripada harus mencari karyawan sendiri :

 

Menghemat Biaya

Jika perusahaan membuka lowongan dan mencari karyawan atau tenaga kerja sendiri, maka banyak biaya operasional yang harus dikeluarkan. Termasuk biaya administrasi-administrasi lain untuk keperluan kontrak kerja dan lain sebagainya.

Sedangkan jika perusahaan memanfaatkan jasa dari pihak ketiga, maka perusahaan cukup membayar satu kali saja yaitu biaya jasa kepada penyedia jasa outsourcing tanpa mengeluarkan biaya-biaya lainnya.

 

Membantu Menemukan Karyawan/Tenaga Kerja yang Sesuai

Jasa outsourcing juga bisa membantu perusahaan menemukan karyawan atau tenaga kerja terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan perusahaan. Terlebih lagi jika perusahaan Anda masih belum ada orang yang tim khusus bidang pencarian karyawan, melakukan kerjasama dengan jasa outsourcing menjadi hal yang sangat menguntungkan.

Penyedia outsourcing bisa membantu perusahaan induk menemukan karyawan terbaik bahkan bukan tidak mungkin juga mendapatkan pelatihan agar semakin siap untuk bekerja.

 

Bisa Fokus Pada Bisnis Utama Perusahaan

Dan keuntungan ketiga apabila perusahaan menggunakan jasa outsourcing adalah perusahaan tersebut bisa berfokus pada bisnis utama. Sebagai contoh, perusahaan yang bergerak di bidang otomotif bisa fokus pada penjualan otomotifnya, sedangkan untuk urusan karyawan atau sumber daya manusia bisa diserahkan kepada pihak ketiga.

Perusahaan tidak perlu repot-repot lagi mencari karyawan karena sudah ada yang mencarinya. Perusahaan tinggal terima beres saja

 

BSP Alih Daya, Mitra Anda untuk Tenaga Outsourcing

bsp alih daya mitra tenaga outsourcing

Anda kesulitan mencari karyawan baru yang sesuai dengan standar? Atau tidak memiliki sumber daya untuk mendapatkannya sendiri? Tenang saja, kami BSP Alih Daya di Jakarta siap menjadi mitra terbaik Anda.

BSP Alih Daya adalah perusahaan yang berpengalaman di bidang outsourcing lebih dari 20 tahun. Kami yang juga pengembangan bisnis dari BSP Guard mampu menghasilkan tenaga alihdaya profesional dengan skill kerja yang sangat mumpuni. Baik itu satpam, cleaning service, admin, ataupun bagian yang lainnya.

Jangan ragu untuk menghubungi BSP Alih Daya jika Anda butuh tenaga kerja baru yang profesional.[adm]

Share This:

Berikut Etika Mengangkat Telpon yang Baik untuk Front Office Perusahaan

BSPAlihdaya | Jakarta–Menelpon atau ditelpon mungkin sesuatu yang biasa bagi kita, tapi untuk sebuah perusahaan, tata cara menelpon dan ditelpon ada aturannya sendiri atau standar operasional prosedur (SOP).

Mengapa mengangkat telepon harus diatur? Pada prinsipnya menelpon atau ditelpon baik pribadi maupun perusahaan sudah selayaknya mengedepankan etika dalam berkomunikasi. Karena hal itu sebagai bentuk menghormati penelpon dan menunjukkan bahwa kantor kita adalah kantor yang “bonafit” maka perlu ada tata cara menerima telepon di kantor :

Berikut tata cara menerima telepon yang baik:

  1. Pada saat telepon berbunyi, sebaiknya mengangkat gagang telepon sesegera mungkin, jangan biarkan penelepon menunggu lama. Jangan mengangkat telepon yang sedang berdering dengan kasar, karena hal itu menunjukkan ketidaksenangan dan ketidaksopanan terhadap orang yang ada di sekitar Anda.
  2. Menyebutkan nama kantor, perusahaan, atau divisi dan memberi salam kepada penelepon, dan sampaikan salam dengan suara jelas dan tidak terburu-buru. Misal: “PT. Bravo Satria Perkasa, selamat pagi, dengan Niken ada yang bisa dibantu?”
  3. Tanyakan dengan sopan siapa lawan bicara Anda tanpa terkesan menginterogasi, misal: mohon maaf, boleh tahu dengan siapa saya bicara? Ada yang bisa saya bantu?
  4. Dengarkan baik-baik permintaan penelepon, jangan memotong pembicaraan.
  5. Jika penelepon berkepentingan dengan orang lain, maka sambungkan segera kepada orang yang dituju, jelaskan siapa dan dari instansi mana si penelepon tersebut kepada orang yang dituju.
  6. Apabila orang yang dituju tidak ada di tempat, maka penerima telepon harus bisa menerima pesan yang ingin disampaikan penelepon, catat dengan lengkap dan jelas, tanyakan dan catat kapan dan di nomor berapa penelepon bisa dihubungi. Pastikan pesan tersebut sampai kepada orang yang dimaksud.
  7. Sebelum mengakhiri pembicaraan, tidak ada salahnya juga Anda bertanya apakah masih ada yang bisa dibantu. Anda bisa menyampaikan, “Mohon maaf, apakah ada hal lain yang bisa kami bantu?”. Anda bisa menggunakan kata maaf maupun tidak.
  8. Ucapkan terima kasih pada setiap akhir pembicaraan dan ucapkan kembali salam selamat pagi/siang /sore.
  9. Beri kesempatan kepada penelepon untuk menutup telepon terlebih dahulu. Tutup telepon dengan perlahan.
  10. Bersikaplah tersenyum dan duduklah dengan sopan pada waktu berbicara melalui telepon karena sikap yang kurang ramah dan posisi duduk yang kurang sopan dapat dirasakan oleh lawan bicara.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat berkomunikasi via telpon:

  1. Sikap mau membantu.
  2. Jaga intonasi suara, jangan terlalu lemah tetapi juga jangan terlalu keras seperti orang sedang marah.
  3. Pilih kata-kata yang sopan, ramah, dan mudah dimengerti.
  4. Jangan mengangkat telepon jika Anda masih berbicara dengan orang lain.
  5. Jangan makan/minum selama berbicara di telepon.
  6. Jangan menguap.
  7. Jangan memotong pembicaraan.
  8. Jangan berbicara dengan orang ketiga di sekitar Anda pada saat Anda sedang berbicara di telepon.
  9. Gunakan sapaan atau kalimat yang berbeda-beda sehingga tidak terkesan kaku.
  10. Hindari menelepon pada kondisi ribut di sekitar Anda.

Demikian tips menerima telepon di kantor, semoga bermanfaat.

Share This:

Semangat Baru, Yuk Ikuti Tips Memilih Perusahaan Outsourcing yang Tepat

BSP ALIH DAYA | Jakarta – Lebaran telah usai, saatnya tumbuhkan semangat baru di lingkungan perusahaan. Setelah lebaran, biasanya ada beberapa karyawan yang memutuskan resign untuk bekerja di tempat yang baru.

Tidak perlu bingung, masuk dan resignnya karyawan di perusahaan merupakan sesuatu yang wajar dan biasa terjadi. Satu hal yang paling penting adalah sebaiknya perusahaan Anda mendapatkan karyawan baru yang sama bagusnya atau lebih bagus lagi.

Jika Anda merasa kesulitan mencari karyawan baru, Anda masih bisa menjalin kerjasama dengan perusahaan outsourcing.

 

Tips Memilih Perusahaan Outsourcing

 

Jangan sampai salah pilih, berikut ini berbagai tips dalam memilih perusahaan outsourcing terbaik yang bisa memberikan keuntungan terhadap perusahaan.

 

Pilih yang Terpercaya

Tips memilih perusahaan outsourcing yang pertama adalah pilih perusahaan yang sudah sangat terpercaya. Biasanya perusahaan ini sudah dikenali banyak orang dan mendapatkan banyak review positif.

Selain itu perusahaan outsourcing terpercaya menandakan bahwa perusahaan tersebut bisa memberikan pelayanan terbaik kepada mitranya.

 

Pilih yang Berpengalaman

Selain yang terpercaya, Anda bisa memilih perusahaan alih daya yang sudah berpengalaman. Setidak-tidaknya perusahaan tersebut sudah beroperasi selama lima tahunan, semakin lama semakin bagus.

Semakin tinggi pengalaman, kemungkinan besar banyak layanan yang ditawarkan. Namun disisi lain, cari tahu juga bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan.

 

Perhatikan Detail Perjanjiannya

Ketika perusahaan Anda hendak bermitra dengan perusahaan outsourcing, perhatikan dengan baik bagaimana detail perjanjian. Hal ini sangat penting, supaya tidak terjadi kesalapahaman di kemudian hari.

Ketahui bagaimana sistem gaji yang diberikan kepada karyawan, apakah 100% dibayar oleh perusahaan outsourcing atau ada pembagian dengan perusahaan Anda. Apapun itu perjanjiannya, pastikan menguntungkan kedua belah pihak, jangan hanya menguntungkan salah satu saja.

 

Ketahui Tenaga Kerjanya

Satu hal yang paling penting dalam memilih perusahan outsourcing adalah memilih tenaga kerja yang berkualitas. Sebagai contoh, perusahaan membutuhkan seorang driver, maka driver tersebut haruslah memiliki Surat Izin Mengemudi dan berpengalaman menyetir mobil dari satu daerah ke daerah lainnya

Karena itulah, alangkah lebih baik jika Anda memilih perusahaan outsourcing yang memiliki tenaga kerja terlampir dan terlatih. Perusahaan yang bagus umumnya sudah membekali tenaga kerjanya dengan serangkaian pelatihan dan dibuktikan dengan sertifikasi.

 

Itulah dia tips memilih perusahaan outsourcing terbaik. Jasa outsourcing terpercaya dan berpengalaman yaitu BSP Alih Daya siap menjadi mitra terbaik dan membantu menyukseskan bisnis perusahaan Anda. Jangan ragu menghubungi kami untuk informasi selengkapnya.

Share This:

Ada Program Unggulan di Rakernas ABUJAPI di Bali

BSP ALIH DAYA | Badung–Setelah menjadi profesi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) telah menetapkan program unggulan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Pecatu, Badung, Bali pada Selasa (16/1/2024).

Rakernas ABUJAPI yang berlangsung pada 16-18 Januari 2024 ini diikuti 28 Badan Pengurus Daerah (BPD) ABUJAPI se-Indonesia dibuka Dirbinpotmas Baharkam Mabes Polri, Brigjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K, M.Si didampingi Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan dan Ketua Umum ABUJAPI Bali, Dewa Suyasa.

Brigjen Pol. Edy Murbowo menilai, pelaksanaan Rakernas ABUJAPI ini merupakan forum atau wadah untuk melihat dan merumuskan ke depan suatu organisasi lebih baik. Jauh lebih penting lagi tidak boleh lepas dari visi misi Polri.

ABUJAPI sebagai mitra Polri menjadi tempat menghimpun pelaku usaha di bidang sektor keamanan agar sejalan dengan visi misi Polri. Pelaku usaha bukan hanya sekadar mencari cuan, tetapi tidak boleh lupa ada visi misi bersama mencegah kejahatan di tempat kerja masing-masing dalam konteks besar menjaga keamanan di dalam negeri.

Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan didampingi Wakil Ketua Umum Cecep Dharmadi, dan Sekretaris Jendral A.A Surya Wisesa Karang, mengatakan, Rakernas kali ini mengangkat tema ”Menuju ABUJAPI Kuat, Sehat, dan Bermartabat”.

“Karena telah menjadi profesi, meningkatkan kompetensi satpam menjadi program unggulan kami tahun ini. Selain itu kita juga akan melakukan pembinaan terhadap BUJP yang ada termasuk BUJP yang baru agar bisa tumbuh dan berkembang sebagai anggota ABUJAPI,” ungkapnya.

ABUJAPI ini didirikan tanggal 14 Februari 2006. Pendirian organisasi khusus ini dilandasi semangat untuk menumbuhkembangkan wirausaha khususnya jasa pengamanan, sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas tentang Pam Swakarsa sesuai Pasal 3 Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

ABUJAPI merupakan mitra Polri bertujuan menghimpun, membina, mengembangkan kemampuan Badan Usaha Jasa Pengamanan tangguh dan profesional dalam mewujudkan lingkungan aman dan tertib.

Agoes menjelaskan, BUJP yang terdaftar saat ini sebanyak 5.873 BUJP, namun yang aktif berjumlah 1.854 BUJP dengan perluasan 1.218 BUJP.

”Terkait tema yang diangkat ini merupakan aspirasi dan komitmen seluruh pimpinan dan pengurus ABJUAPI secara bersama-sama menjadikan ABUJAPI semakin kuat, sehat dan dihargai baik di dalam organisasi ABUJAPI sendiri maupun di luar ABUJAPI,’’ kata Agoes Dermawan.

Agoes memaparkan peserta Rakernas dihadiri Badan Pengurus Pusat (BPP), 28 Ketua/Sekum Badan Pengurus Daerah (BPD), peninjau dari BPP/BPD serta undangan lainnya merupakan stakeholder ABUJAPI seperti Korbinmas Baharkam Polri, BPJS Ketenagakerjaan, BTN, APERSI.

Rakernas ini merupakan amanat AD/ART harus dilakukan minimal 1 tahun sekali untuk menetapkan berbagai keputusan organisasi yang penting dan merujuk AD/ART dan peraturan dari BPP. Mengevaluasi, mengkordinasi dan memantapkan program kerja dan anggaran serta seluruh perangkat organisasi, menyusun dan menetapkan skala prioritas kebijakan organisasi dalam Rakernasi kali ini.

Selain peningkatan kompetensi Satpam melalui uji kompetensi guna rangka peningkatan dan penjaminan mutu satpam, ABUJAPI juga menyiapkan program penyediaan rumah subsidi bagi Satpam melalui MoU Tripatrit antara ABUJAPI-Bank BTN-APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indoneisa), pembentukan skala dan struktur upah Satpam (SUSU Satpam), penguatan stakeholder dan hubungan eksternal, penguatan regulasi di bidang pengamanan, pengiriman tenaga kerja Satpam ke Jepang.[]

Share This:

Kabaharkam Polri: Satpam Berperan Menuju Pemilu yang Aman

BSP ALIH DAYA | Jakarta–Peran Satpam dalam menjaga keamanan nasional sangat signifikan. Kolaborasi yang dilakukan bersama kepolisian selama ini dinilai telah banyak membantu dalam menjaga stabilitas dan keamanan, terutama dalam situasi kritis seperti situasi menjelang pemilihan umum (Pemilu).

“Kolaborasi dengan kepolisian selama ini telah banyak membantu dalam menjaga stabilitas dan keamanan, terutama dalam situasi kritis seperti menjelang pemilu,” ucap Kabaharkam Polri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam seminar nasional ‘Peningkatan Kompetensi Satpam dan Sinergi Keamanan menuju Pemilu Aman dan Damai’ di Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Dia berharap lewat seminar itu dapat tercipta sinergi yang lebih kuat antara Satpam dan kepolisian, terutama dalam mengamankan proses demokrasi seperti Pemilu 2024. Kolaborasi itu, kata dia, akan memperkuat keamanan nasional dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Seminar itu dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun Satpam ke-43. Kegiatan yang digelar oleh Polri, Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (APJASI), Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) itu menyoroti pentingnya industrial security dalam melindungi aset perusahaan, serta langkah-langkah preventif dan penanganan potensi ancaman menjelang Pemilu 2024.

Ketua Umum APJASI Leonard Abdul Aziz menyampaikan, seminar itu adalah upaya untuk meningkatkan keahlian dan kesiapan Satpam dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pihaknya berfokus pada peningkatan kompetensi yang komprehensif untuk memastikan Satpam tidak hanya siap dari segi fisik, tetapi juga memiliki kemampuan analitis dan teknis.

“Ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan kontribusi Satpam dalam menjaga keamanan nasional,” ungkap dia.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APINDO Sarman Simanjorang dalam paparannya mengatakan, keamanan adalah salah satu pilar utama dalam menjaga kelancaran operasional industri. Dengan meningkatnya tantangan keamanan, peran Satpam menjadi lebih krusial dari sebelumnya.

“Kami ingin menekankan pentingnya keamanan industri dan bagaimana Satpam dapat berperan aktif dalam memastikan keamanan tersebut, tidak hanya dari aspek fisik tetapi juga dalam hal intelijen dan analisis risiko,” jelas Sarman. [Adm]

Share This:

Ketua Umum APSI Kukuhkan Pengurus DPD APSI Kalbar

BSP ALIH DAYA | Pontianak–Pengurus DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Provinsi Kalimantan Barat Periode 2023 – 2028 di bawah kepemimpinan Ketua Tommy Sunjoto dan Sekretaris Mafirza dikukuhkan di Pontianak, Kamis (14/10).

Hadir langsung melantik Ketua Umum DPP APSI Azis Said dan Sekjen Raden Gunawan. Tampak pula Dirbinmas Polda Kalbar Kombes Pol Andi Harsito dalam kegiatan tersebut.

Azis berharap kepengurusan DPD APSI Kalbar yang baru dapat merangkul lebih banyak satpam untuk berhimpun di dalam wadah APSI. Pasalnya, keberadaan APSI sangat penting untuk menciptakan satpam yang professional, kompeten, dan sejahtera. Selain tentu saja menjadi wadah aspirasi dan komunikasi bagi profesi Satpam.

“Dan menurut Perpol tahun 2020 yang sudah diundangkan pada tanggal 5 Agustus 2020, bahwa Satpam sudah bisa menjad profesi. Jadi siapapun satpam wajib melakukan pelatihan,” jelas Azis dilansir Jawa Pos.

“Kami berharap para Satpam di Kalbar ini dapat bergabung ke dalam APSI karena saat ini satpam sudah menjadi profesi,” sambungnya.

Sebagai profesi, kata dia, saat ini ada tiga jenjang kepangkatan bagi Satpam. Pertama, Satpam pelaksana sebagai anggota Pratama memiliki Ijazah Gada Pratama. Kedua, Supervisor satpam sebagai anggota Madya memiliki Ijazah Gada Madya. Ketiga, Manajer Satpam sebagai anggota Utama memiliki Ijazah Gada Utama.

Sekjen DPP APSI Raden Gunawan menambahkan, mereka yang bergabung dalam APSI akan terus mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan dunia security, termasuk keterampilan baru. Apalagi satpam merupakan mitra Polri dalam mewujudkan Kamtibmas.

“Misalnya di era digital saat ini, ada cyber crime. Walaupun kita non-yustisia, kita juga membekali anggota kita pengetahuan tentang hal tersebut,” ungkapnya.

Dirbinmas Polda Kalbar Kombes Pol Andi Harsito menjelaskan, bahwa Satpam sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) merupakan satuan pengamanan non-yudisial, di mana Satpam merupakan mitra Polri dalam mewujudkan Kamtibmas.

“Terutama yang memang membutuhkan rasa aman dalam penyelenggaraan usaha,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD APSI Kalbar Tommy Sunjoto menyebut siap memimpin organsasi ini lima tahun ke depan. “Semoga asosiasi ini dapat lebih tajam dan berfokus memajukan satpam. Melalui APSI mari membangun solidaritas dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kalimantan Barat,”ajaknya. [Adm]

Share This:

APSI Jabar Dorong Profesionalisme dan Kesejahteraan Satpam di Jabar

BSP ALIHDAYA | Bandung– Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kerja, peran satuan pengamanan atau satpam tidak bisa dianggap remeh. Seiring dengan peningkatan jumlah personel satpam, muncul kebutuhan akan perlindungan hukum, peningkatan kesejahteraan, dan peningkatan profesionalisme.

Hal itu melatarbelakangi kehadiran Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) sebagai wadah bagi satpam untuk mendapatkan perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan mereka. Ketua Dewan Pengurus Pusat APSI Azis Said mengatakan satpam telah mengalami transformasi.

“Sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020, satpam telah mengalami transformasi. Sekarang, satpam diakui sebagai profesi pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan pengetahuan khusus. Disinilah peran APSI sebagai wadah satpam untuk berkomunikasi, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan satpam.” ungkapnya seperti dilansir detikJabar dalam acara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang APSI kota dan kabupaten se-Jabar, Jumat (13/10/23).

Acara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang APSI kota dan kabupaten se-Jabar menjadi momentum penting dalam mengakomodasi kebutuhan satpam yang semakin meningkat, khususnya di Jabar. Kini, satpam telah diakui sebagai profesi yang harus dinaungi oleh organisasi. Mereka juga harus mematuhi kode etik dan melewati ujian kompetensi. APSI, sebagai mitra dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), memainkan peran penting dalam meningkatkan profesionalitas satpam dalam mengembangkan karir mereka.

Dalam acara tersebut, Anton Charliyan selaku Ketua Penasihat DPD APSI Jabar menyatakan, APSI memiliki program unggulan yaitu memberikan penghargaan atau reward bagi satpam yang berprestasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan motivasi para satpam dalam melaksanakan tugas dengan baik.

“Jangankan satpam, bahkan masyarakat yang berkontribusi terhadap keamanan juga layak diberikan reward.” ucapnya.

Saat ini, banyak aksi heroik yang telah dilakukan oleh satpam dan patut mendapatkan penghargaan. Mulai dari satpam yang berhasil mencegah aksi pencurian motor hingga menggagalkan aksi teror di salah satu bank di Kabupaten Majalengka.

Anton juga memiliki harapan besar terhadap masa depan satpam dan APSI di Jabar. Ia berharap APSI dapat menghimpun, mengorganisir, dan menguatkan satuan-satuan profesi agar mereka dapat berprofesi secara maksimal sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Mengingat Jabar merupakan salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, jumlah satpam di wilayah ini juga sangat besar. Oleh karena itu, organisasi yang kuat dan terstruktur menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja. Tentunya untuk menghasilkan satpam-satpam berprestasi lainnya.

Sementara itu, Ketua DPD APSI Jabar Agus Hamza juga menyoroti salah satu isu utama terkait profesi satpam, yakni bagaimana meningkatkan profesionalisme dan mendapatkan pengakuan yang lebih besar. Dengan semakin terbukanya ruang pengakuan dan apresiasi terhadap profesi satpam, diharapkan ke depannya satpam akan semakin terdorong untuk memberikan kontribusi terbaik mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.

“Maka dari itu, mari kita terus memberikan dukungan dan apresiasi kepada para satpam, serta mendukung inisiatif APSI dalam meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan mereka. Lebih dari sekadar penjaga, satpam adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan kita semua adalah prioritas bersama,” katanya.[fr]

 

Share This:

Direktur BSP Hadiri Peluncuran Buku Panduan Satpam oleh APSI di Provinsi Riau

BSP ALIH DAYA | Riau–Dirbinmas Polda Riau bersama Asoasiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) menyelenggarakan acara Peluncuran Buku Panduan Anggota Satpam di Pusdiklat Satpam PT. Putra Praja Wangsa, Gedung Guru,Pekanbaru,Riau,Selasa (20/6/23).

Acara dihadiri oleh Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Wendry Purbyantoro beserta staf PJU Polda Riau, Ketum DPP APSI H. Abdul Azis Said, Sekjend DPP APSI yang juga sekaligus Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) H. Djarot Soeprianto, Ketua DPD APSI Riau Emi Afrijon beserta seluruh jajaran yang tergabung di APSI.

Ketum APSI mengatakan, kegiatan acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan edukasi kepada satpam seluruh Indonesia melalui buku ini. “Targetnya semua satpam yang ikut pelatihan nanti dan lulus tidak hanya mendapatkan KTA satpam saja, tapi juga mendapatkan buku panduan APSI,” ujarnya.

Kapolda Riau Irjen Pol. M. Iqbal,S.I.K., M.H., melalui Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Wendry Purbyantoro mengatakan, dengan adanya launching peluncuran buku panduan Satpam ini adalah salah satu bentuk Role Modelnya polda seluruh Indonesia dan semoga tidak hanya di Riau tapi juga bisa di ikuti daerah lain.

Wendry berharap dengan adanya buku panduan ini kedepan Satpam dapat lebih profesional lagi dan bisa jadi garda terdepan dalam Harkamtibmas. 

Sementara Ketua DPD APSI Emi Afrijon mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Direktur PT. Putra Praja Wangsa yang telah bersedia menjadikan diklatnya tempat tuan rumah dalam peluncuran buku panduan satpam ini pungkas nya.[adm]

Share This:

Sekjen DPP APSI, Djarot Soeprianto Audiensi ke Dirbinmas Polda Riau

BSP ALIH DAYA | Jajaran DPP Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) mengadakan kunjungan ke Provinsi Riau, salah satu agendanya adalah sosialisasi Buku Panduan Satpam ke DPD APSI Provinsi Riau.

Sebelum menggelar sosialisasi, sebagai mitra Polri, segenap pengurus DPP dan DPD Provinsi Riau melakukan audiensi ke Dirbinmas Polda Riau, rombongan langsung ditemui oleh Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Wendry Purbyantoro.

Hadir dalam audiensi itu, selain Ketua Umum DPP APSI Azis Said, juga Sekjen DPP APSI H. Djarot Soeprianto yang juga selaku Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP).

Dalam agenda, DPP APSI akan melakukan sosialisasi Buku Panduan Satpam pada Selasa 20 Juni 2023 bertempat di Pusdiklat Satpam PT. Putra Praja Wangsa di Gedung Guru Pekanbaru Riau.

Share This:

Office Boy Biasanya Banyak Dibutuhkan Setelah Lebaran

BSP ALIH DAYA | Jakarta – Lebaran sudah usai, banyak perusahaan yang mencari karyawan-karyawan baru karena karyawan lama cukup banyak yang resign. Salah satu posisi yang banyak dicari adalah Office Boy.

Office Boy merupakan karyawan yang bertugas membersihkan seluruh ruangan yang ada di kantor sampai bersih. Maka dari itu office boy sangat dibutuhkan dan harus segera dicari penggantinya.

Karena jika tidak, kantor tidak ada lagi yang membersihkannya sehingga semakin mudah kotor. Jadi meski bukan posisi yang tinggi di perusahaan, bukan berarti office boy tidak penting sama sekali.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Office Boy

 

Office Boy memiliki tanggung jawab dan tugas yang tidak mudah. Berikut ini beberapa peran yang harus dilakukan oleh seorang office boy di kantor atau tempat-tempat lainnya :

 

Menjaga Kebersihan Ruang Kerja

Salah satu tugas pokok dari seorang office boy adalah memastikan ruang kerja seluruh karyawan hingga ruangan bos dalam keadaan bersih. Karena office boy yang bertugas membersihkannya.

Seluruh bagian harus dibersihkan mulai dari lantai, meja, kursi, lemari, dan perlengkapan kerja yang ada di ruangan tersebut. Selain membersihkan bagian dalam kantor, seorang office boy biasanya juga harus membersihkan bagian luar kantor.

 

Menyiapkan Makanan dan Minuman untuk Karyawan Kantor Serta Membereskannya

Office boy juga bertuga menyiapkan makanan dan minuman untuk karyawan kantor. Namun untuk makanan, biasanya tidak semua perusahaan menerapkannya karena ada perusahaan yang menyuruh karyawannya membeli makanan di kantin pada saat jam istirahat.

Akan tetapi khusus untuk minuman memang office boy yang menyiapkannya, salah satu yang pasti disiapkan adalah kopi dan air putih. Selain harus menyiapkan makanan dan minuman, office boy juga harus membereskannya makanan dan minuman tersebut.

 

Mengurus Dokumen

Selain bekerja untuk hal-hal yang berhubungan dengan kebersihan, seorang office boy juga bekerja mengurus dokumen penting perusahaan. Mereka bertugas mengirim dan mengambil dokumen antar bagian kantor, terkadang juga mereka harus mengantar dokumen ke kantor cabang jika memang diperlukan.

Sebagai contoh, office boy mengambil dokumen di divisi marketing lalu mengantarkannya ke divisi IT. Akan tetapi office boy tidak akan mengantarkankan dokumen kepada klien perusahaan, sebab terlalu beresiko. Untuk yang ini, biasanya langsung dilakukan oleh CEO atau sekretaris pribadinya.

 

Melayani Tamu Perusahaan

Jika ada tamu yang datang ke perusahaan, maka office boy yang bertugas melayani mereka. Pelayanan yang dimaksud dalam hal ini adalah menyiapkan minuman atau suguhan yang diperlukan.

Office boy juga nantinya yang bertugas membereskan sisa-sisa makanan tamu maupun para petinggi perusahaan.

 

Bingung Cari Offie Boy untuk Perusahaan Anda? Serahkan Saja Pada BSP Alih Daya

Jika Anda kesulitan mencari office boy baru untuk perusahaan, tidak perlu bingung. Anda bisa bekerjasama dengan perusahaan outsourcing terbaik di Jakarta dan Indonesia yaitu PT Bravo Satria Perkasa Alih Daya.

BSP Alih Daya merupakan perusahaan outsourcing (alih daya) yang berpusat di Jakarta Selatan. Menyediakan berbagai tenaga kerja terampil dan terlatih baik posisi front office maupun back office, termasuk salah satunya adalah office boy.

Kami sudah dipercaya lebih dari 200 perusahaan dari Sabang sampai Merauke. Kami memiliki banyak kantor cabang dan kantor pembantu sehingga lebih memudahkan memberikan pelayanan terbaik kepada Anda.

Jadi tunggu apalagi, dapatkan tenaga kerja office boy berkualitas hanya di BSP Alih Daya. Info selengkapnya hubungi call center 0804-1-277-277 atau datang langsung ke kantor kami.

Share This:
Scroll to top